Monday, August 13, 2018



  Siapa sih yang gak tahu dengan “pemuda”? Setiap orang pasti sudah tidak asing dengan kata pemuda. Ya... pemuda adalah individu yang menuju dewasa dengan karakter yang dinamis, bahkan bergejolak dan optimis namun belum memiliki pengendalian emosi yang stabil. Dulu... permuda berkaitan erat dengan pergaulan, sikap, perilaku yang sebagian besar menyeleweng semena-mena karena mereka menganggap diri mereka telah dewasa sehingga bisa melakukan apa saja. Sekarang berbeda dengan dulu, pemuda zaman now itu  adalah pemuda yang saat ini berbicara hijrah dia berangkat langsung ke masjid tinggalkan kemaksiatan yang dulu nya nongkrong di luar sekarang nongkrong nya di dalam masjid yang dulu nya senang bermaksiat sekarang senang nya baca Al-Qur'an,banyak perubahan step by step malas jadi rajin,ga pernah ke masjid jadi sering ke masjid terus berpindah sedikit demi sedikit..Tidak ada orang baik yang  tidak punya masa lalu dan tidak ada orang jahat yang tidak mempunyai masa depan,setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berubah menjadi lebih baik bagaimana pun masa lalunya dahulu sekelam apapun lingkungan nya dulu jangan melihat seseorang dari masa lalunya seorang yang pernah memerangi Allah pun kini menjadi pedangnya Allah dialah    -khalid bin walid-

   Jika kita melihat definisi hijrah berarti berpindah, digunakan sebagai sebutan untuk menamai sebuah gerakan yang mengajak kaum muslim, khususnya anak muda, untuk "berpindah" menjadi pribadi yang lebih baik dengan cara meningkatkan ketaatan dalam menjalankan syariat agama islam. Pemuda hijrah berarti seorang yang mencoba berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih taat dalam menjalankan dan menjauhi apa yang diperintahkan oleh allah SWT. Pemuda yang berhijrah bukanlah pemuda yang tidak gaul karena banyak pemuda yang enggan berhijrah dikarenakan beranggapan takut dibilang tidak gaul, kehidupan dibatasi oleh ajaran islam tidak seperti orang lain, tidak modern, atau apapun itu. Pemuda yang berhijrah masih bisa gaul bahkan aktif di sosial media, mereka bisa membuat sebuah komunitas “pemuda hijrah” yang berlandaskan nilai-nilai islami terelebih di sosial media dengan begitu justru relasi mereka lebih banyak. Dengan membentuk sebuah komunitas bisa melakukan kegiatan yang sifatnya positif seperti sharing, saling mengingatkan, melakukan kegiatan amal sosial sehingga dimana mereka bisa mengagendakan waktu untuk bertemu satu sama lain. Terlebih jiga membuat komunitas di media sosial maka dapat berkomunikasi dengan seluruh pemuda di Indonesia yang berasal dari berbagai macam daerah.
 
   So... jangan takut untuk berhijrah karena meskipun pemuda berhijrah tapi tidak akan ketinggalan zaman dan tetap gaul seperti pemuda yang lainnya. Dan janganlah sesekali kita menghardik seseorang yang telah berubah jangan di ungkit lagi kisah silamnya. Karena kita tidak pernah tahu betapa susahnya dia untuk bangkit!   Keep Spirit dan Istiqomah. :)